DAY 1 PKKMB UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
MATERI 1
Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri, Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara
Indonesia merupakan negara pelopor kemerdekaan pasca-Perang Dunia II. Indonesia adalah negara pertama yang berani mendeklarasikan kemerdekaan
setelah Perang Dunia II, berbeda dengan negara lain yang diberikan
kemerdekaan. Perjuangan kemerdekaan Indonesia menjadi inspirasi bagi gerakan dekolonisasi
di Asia dan Afrika. Gerakan-gerakan kemerdekaan di Vietnam, Aljazair, hingga Nelson Mandela di
Afrika Selatan terinspirasi oleh Indonesia. Indonesia juga berperan sebagai pemersatu bangsa-bangsa terjajah. Konferensi Asia Afrika di Bandung mengubah tatanan dunia secara fundamental. Konferensi ini menginspirasi berbagai gerakan nasionalisme dan mendorong
perubahan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tadinya didominasi blok
Barat dan Timur.
Bhinneka Tunggal Ika adalah ikatan nilai yang penting. Gus Dur mengartikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai: "kalau yang beragam, jangan
disama-samakan; kalau yang sama, jangan dibeda-bedakan". Perbedaan etnis dan agama adalah fakta yang harus dihormati. Meskipun berbeda, ada unsur-unsur yang menyatukan, seperti kemanusiaan
yang sama, tumpah darah yang sama, dasar negara, konstitusi,
lambang-lambang, dan bahasa persatuan yang sama. Keragaman memperkuat dan memperkaya bangsa, seperti ekosistem alam yang
semakin beragam akan semakin kuat.
Misi Negara Indonesia:
- 1.Perlindungan Rakyat dan Lingkungan
- 2. Kesejahteraan Umum
- 3. Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
MATERI 4
Strategi Menumbuhkan Critical Thinking Ability untuk Menemukan Solusi Terbaik
Pembicara menjelaskan bagaimana penyebutan suatu musim dapat mempengaruhi persepsi dan reaksi kita terhadapnya. Di Indonesia, musim panas sering disebut 'musim kemarau' yang diasosiasikan dengan siksaan dan ketidaknyamanan, membuat orang berusaha menghindari panas. Sebaliknya, di Filipina yang memiliki iklim tropis serupa, musim yang sama disebut 'summer', yang identik dengan kebahagiaan dan liburan. Akibatnya, orang Filipina menikmati musim ini dengan pergi ke pantai dan berpakaian nyaman, tanpa merasa tersiksa. Hal ini menunjukkan bahwa label yang berbeda pada kenyataan yang sama dapat mengubah cara kita memperlakukan dan merasakan keadaan tersebut.
KESIMPULAN DARI SAYA: "Pola pikir dan penamaan memengaruhi persepsi kita terhadap suatu keadaan dan dengan contoh perbedaan orang Indonesia dengan orang Filipina menunjukkan bahwa inovasi seringkali datang dari ketidaknyamanan terhadap hal yang sudah ada dan kemauan untuk mencari solusi"
MATERI 5
Mahasiswa Bebas Narkoba menuju Generasi Sukes yang Rahmatan lil 'Alamin
Apa itu Narkoba?
Narkoba singkatan NArkotika, psiKOtropika, dan BAhan adiktif lainnya. Atau zat/obat dari alami (tanaman) atau sintesis (bukan tanaman). Dan jumlah Narapidana Narkotika di seluruh Indonesia tahun 2023 yaitu 12.851. Tujuan UU no.35 Tahun 2009 teentang Narkotika yaitu:
- Menjamin ketersediaan narkotika untuk kepentingan pelayanan kesehatan atau pengembangan IPTEK
- Mencegah, melindungi dan menyelamatkan bangsa Indonesia dari penyalahgunaan narkotika
- Memberantas peredaan gelap narkotika dan prekursor narkotika
- Menjamin pengaturan upaya rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalahgunaan dan pecandu narkotika.
Adapun strategi umu penanganan pemasalahan narkoba:
- Pencegahan: Membangun kemamouan dan ketahan diri masyarakat dari pengaruh buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
- Pemberantasan: Mengungkap dan menindak sindikat kejahatan narkoba dengan menghukum berat dan menyita aset hasil kejahatan narkoba.
- Rehabilitasi: Memulihkan pecandu narkoba dari penykit ketergantungan/kecanduan narkoba supaya kembali hidup sehat dan produktif.
MATERI 6
Mahasiswa Berkarakter dengan Anti Kekerasan Seksual, Anti Perundungan, Sehat Mental dan Perilaku Menyimpang
Pentingnya pola pikir objektif agar tidak mendasarkan penilaian pada perasaan,termasuk saat menghadapu perundungan. Perundungan sering di mulai dari sentuhan fisik yang dianggap sepele,seperti contoh kata "cuma bercanda" itu sudah menjadi masalah umum. Tetapi jika tindakan tersebut di anggap bercnda,tetap merupakan bentuk perundungan. Setiap perbuatan harus dilihat dari faktanya,dan orang lain perlu di ingatkan untuk tidak membiarkan perundungan terjadi.
Dalam konteks anak-anak, bercanda dapat disalahpahami sehingga perlu di edukasi secara berulang. Perundungan dapat muncul dari isolasi sosial yang membuat seseorang merasa tidak memiliki teman. Hal ini sering terjadi dan perlu diwaspadai. Standar kesopanan minimal disepakati bersama, meski sering di abaikan. Kebiasaan buruk sulit diubah karena masyarakat sudah terbiasa. Hal ini menjadi pengingat untuk bertindak meskipun korban tidak merasa terintimidasi. Jenis perundungan seperti verbal, siber, sosial, dan seksual harus di cegah.
Comments
Post a Comment